Selasa, 24 Juli 2012

UNGKAPAN (Tak Perlu Di Baca)

Tujuh tahun sudah ternyata. Belum juga ada pengganti karena memang kami tak mencarinya. Cukup hidup dengan bayangan beliau saja tak perlu ada sosok nyata yang menyerupai. Tepatnya hari ini, beliau (seharusnya) menginjak 49 tahun usia yang masih sangat muda namun terlalu berlebihan menurutNya. Empat puluh dua sudah cukup untuk Dia bawa ke atas, sudah cukup untuk meninggalkan, sudah cukup untuk menghadapNya.
Tenanglah Tuhan, aku tidak ingin menyesali takdirmu karena itu hanya memberi luka dan membuka luka. Engkau yang lebih mengenal hambaMu dan apa tugas seorang hamba kalau bukan percaya kepadaMu sehingga menurutiMu. Riak ombak saat air pasang semoga tak mengenai hatiku lagi, semoga orang-orang yang kusayangi saat ini Engkau beri umur yang cukup panjang menurutku sehingga bisa melihat aku membahagiakan mereka. Egois?

Apa semua pertanyaan di dunia ini ada jawabannya?
Tentang mengapa pasir disebut pasir
Tentang mengapa laut disebut laut
Tentang mengapa ada surga dan neraka
Tentang mengapa aku ada
seperti halnya pertanyaan yang terus menggeliatiku
mengapa papa bersamaMu

semua pertanyaan itu, ada bukan untuk dijawab
namun dipatuhi
dan di akhiri dengan.. Tuhan yang tahu segalanya

Bagaimanapun juga Tuhan,
terimakasih telah menjauhkan papa dari kejamnya dunia
terimakasih telah menghilangkan penat sekaligus cerianya hidup beliau lebih cepat
dan terimakasih telah menjaga beliau di sisiMu

Meskipun 49 ini sebenarnya tak ada
namun perasaan sesak akan ingin bersama dan
merayakan dan
mengecup kening dan
meniupkan lilin dan
memotong kue dan
tersenyum bersama
itu benar-benar membuat rindu
Kau tidak perlu merasa bersalah mengambil beliau
karena Kau punya hamba-hamba yang percaya bahwa dibalik ini semua, rencanaMu untuk kami pasti luar biasa baiknya.

Happy birthday Papaku sayang

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar