Jumat, 14 Oktober 2011

GEMPA TAK BERTUAN

Kemarin, 13 Oktober 2011
Jember diguncang hebat. Semuanya heboh bukan main, panik, bukan main, semuanya serba bukan main. Pertama kalinya aku merasakan bumi seakan meregangkan sedikit tubuhnya. Kacau. Saat itu aku sedang menikmati kuliah sambil mengedit screenplay, dan ketika suasana serba berlarian itu hanya ctrl+s yang teringat dikepalaku. hhe. Andai Tuhan tak berbaik hati apa jadinya aku disana?
Baru kemudian aku sadar, segalanya bisa terjadi tiba-tiba. Namun entah mengapa masih menjauhkanku dengan Dia-ku tersayang. Tuhan yang memberiku asupan nafas. Itulah yang membuat tekadku semakin kuat. Tuhan bukan sembarangan memilih kita menjalani jalur takdirNya. Pantaskah kita menyepelekan bahka tidak mengganggapNya ada. Dia begitu dekat hingga hembusan nafasNya 'harusnya' terasa.
Namun manusia selalu melangkahi apa yang sudah mereka tahu itu benar. Maka Tuhan pun Maha penerima taubat. Sungguh bahagia menjadi anak Adam dan Hawa.


Berdedikasilah bukan hanya untuk orang lain atau organisasimu, melainkan terhadap dirimu sendiri .
:)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar