Minggu, 03 Juli 2011

NOW.. NEW..

Setelah melewati perdebatan panjang dalam hatiku.. selama 18 tahun akhirnya aku memutuskan menutup auratku. Ngga ada kata 'entah', ini terjadi murni karena kesadaran. mungkin belum sempurna, karena masih banyak pertanyaan dalam logikaku yang tetap saja belum bisa aku jawab. Tuhan maaf kalau Kau punya Hamba yang tukang 'nggeyel' kayak aku.
Cukup banyak aturan-aturan yang aku langgar dan belum siap tidak aku langgar. Padahal aku ini Islam. Aku ini sudah tau kebenaran, kenapa masih mengganggap kesalahan itu kebetulan. Tuhan mungkin marah, aku tau aku tidak boleh berprasangka burukk padaMu, tapi kenyataannya aku selalu membuatMu marah Tuhanku sayang.
Bagaimana caranya memperbaiki akhlak yang bobrok ini.

Tuhanku tercinta, hamba begitu kotor .. namun satu yang hamba hindari, munafik
hamba benci berpura-pura
jadi, apa yang harus hamba lakukan?
menuruti kemauan hamba atau berpura-pura baik padamu
tolong hilangkan segala nafsu,
bila itu untuk menggoda hamba, tolong jangan saat gelap
bila itu untuk menguji hamba, tolong jangan saat siang
bila itu untuk melindungi hamba, tolong jangan saat subuh

beri hamba satu hal
-konsistensi-
yang menjadi tameng bagi segala kekafiran disekeliling hamba
yang menjerumuskan dan menyeret hamba ke lubang -ketidakbenaran-
Tuhanku yang Maha Penerjemah
Kau pasti tau maksud hatiku
biarkan aku mengutarakannya tanpa harus Kau marah padaku
apa aku boleh untuk melanggar selama aku juga mematuhi-Mu

beri aku jawaban Tuhan
biarkan aku mengerti Engkau

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar