Kamis, 07 April 2011

2 x 4 = 24

masa lalu yang ingin kubuang, tapi ternyata tinggal di sela tas hatiku. menatapku, memohon agar jangan dilupakan. sementara atau selamanya. dan bodohnya.. aku mengabulkannya. mungkin ini cerita cinta basi yang kebanyakan disukai (hah), tapi asal kalian tau..rasanya ingin membuatnya tampil dalam layar lebar.

tgl 24 kan?
terakhir kalinya bertemu dengan waktu yang dipaksakan. he'.. air mataku keluar padahal aku ga pengen nangis. malu kalau ketahuan orang satu gerbong kereta. tapi, air mataku tetap keluar.
24 oktober, ya kan?
resmi kamu pergi dan ga pernah melibatkanku lagi dalam siklus hidupmu. tiba-tiba muncul semua yang pernah terjadi tentang km, dan air mataku keluar tambah banyak.

tgl 8 kita pertama kali kita nonton bioskop berdua
tuliliittulilit (bunyi sms)
temenin nonton yukk
hei, betapa kaget aku membaca tulisan itu pertama kali. saat itu aku sedang dirumah temenku untuk belajar kelompok. dan smsmu masuk pukul 15.00 wib. butuh waktu lama untuk membalas, untuk meyakinkan diriku ini sms dari kamu, dan untuk menahan bibirku yang tak berhenti tersenyum. aku ragu. aku bimbang. 5 menit.. aku membaca lagi smsmu, membaca sms sebelumnya untuk mengulur waktu dan meyakinkan bahwa itu memang cara kamu mengetik sms (hhe). 10 menit.. aku bingung, layar hpku menampilkan layar kosong dengan kursor dipojok kiri yang siap menuliskan kata.. 12,13.. lalu aku melihat jam. 15.15.
hm, ada angin apa ne?traktiran?hhe. mau dong..ayo
sent-ok

tgl 8 kita nekad nonton bola
waktu hebohnya piala dunia. dan aku pun ketagihan dengan tendangan dan goal yang team kesayanganku dapatkan. yah, tanpa disadari kamu dan aku, kita ngobrol panjang lebar tentang asyiknya bola bergulir di atas hamparan hijau. sampai suatu ketika muncul ide gilamu, yang ingin liburan ke Jakarta. heihei..uang sapa mau dicuri, ha?hhe. plan A ditunda. plan B lagi-lagi kamu yang buat.
"kira-kira, kamu boleh nginep ga ya?"
"buat apa?"
"buat beresin rumahku..", aku masih ingat tawamu yang menyenangkan "ga, kita nobar piala dunia gimana?"
bibirku membentuktuk kata 'wah..' dalam beberapa detik
"yakin?", dengan mata berbinar yang ga sanggup aku kedipkan..sungguh
"kamu yang yakin boleh ga?aku sudah pasti bisa"
"ok, bisa di atur. kapan?", tanpa pikir panjang
"bener ne ya?"
aku hanya mengangguk
"tanggal 8.."
tetterererttt.. rencana B dimulai
jam7 malam kamu menjemputku, di warnet. aku pakai kaos jerman dan kamu.. sudah bilang akan memakai kaos spanyol. dengan curios hitammu, kita menuju sutos. ngobrol dan cerita panjang lebar tentang usahaku mendapatkan ijin dan usahamu menghindari dia. kamu millikku 24jam dari jam 7 tgl 7 ini. sesampainya dsna,
"sini tangannya..", menoleh dan meraih tanganku "yuk.."
aku terperangah ndul.. hha. pertama kalinya kamu menggandeng tanganku dan memperlakukanku seolah..pacarmu. seperti kau tau kita tidak akan pernah merasakan sebagai seorang kekasih kalau tidak malam ini dan kamu ingin aku merasakannya walau beberapa jam. aku tidak apa-apa. meski hanya beberapa jam, asal tanpa dia, dan kamu yang seperti ini.
mendekati pukul 12 malam. semua orang sudah berkumpul mencari posisi yang pas untuk menonton tim kesayangan. dan dari tadi..herggg, aku tidak berhenti mendengarmu berceloteh tentang tim kesayanganmu. ya, kita lihat saja nanti sayang. hhe
"aku bertaruh, 2-1"
"untuk spanyol kan?wkwkw..bisa-bisa"
"ga dong, 2-1 buat jerman"
"ya, diliat aja nanti"
suasana yang begitu akrab tapi tetap romantis.
2 jam dan pertandingan berakhir dengan kemenangan spanyol. huhu.. betapa senangnya kamu mengejekku dan mirisnya aku.. -_-"
tapi aku merasa aku menang pagi ini.
kita seperti orang linglung, ga ada tujuan. mau ke hotel juga kemalaman, pulang jelas ga mungkin. ini jam 2 pagi dan aku udah ijin untuk menginap.
akhirnya.. terciptalah hotel berjalan ala aku dan kamu. hha
kamu mengajakku mengelilingi surabaya sampe akhirnya kita berhenti di depan masjid dan tidur didalam mobil. hotel berjalan. he'..
hal yang tak terduga dan berkali-kali lipat tak terduga,
kamu mencium keningku
tanggal 8,



tanggal 8 buka puasa bareng
aku sudah pindah kota, dan lebih jauh darimu. ini memeang caraku agar bisa lepas dari kamu. tapi ngga semudah itu. sempat beberapa minggu kita ga saling berhubungan karena kamu yang ingin menjaga komitmen dengan dia. tapi kita sama-sama gatau kenapa, rasanya menelpon dan sms sudah jadi kebiasaan yang sulit hilang. hingga akhirmya, kita berkomunikasi lagi dan aku selalu tidak sabar menceritakan hal-hal baru yang aku temui di kota baru.
libur lebaran aku pulang, dan itu satu bulan kita ga ketemu. kangenn banget rasanya. lalu kita ketemu, buka puasa dan mencari roti maryam. tapi ga ketemu. saat itu juga kamu,
"kalo gitu, makan roti maryam dirumahmu aja. kamu yang masakin, tanggungjawablah ngiming-ngiming aku"
"wehhh, aku ga bisa masak.. malah ga enak nanti."
"ga, pokoknya roti maryam buatanmu. skalian nanti makan bakwan dideket rumahmu ada yang enak loh."
"oh, bakwan purwodadi?wah..jelas enak banget. ada lagi mie ayam john yang enak banget."
"yah, itu planning kedua kita"
"hah?.. kesalahan ne aku ngomong"
"hha..."
"suka ikan bakar?ada ikan bakar enak. tapi kalo skg tutup"
"planning ketiga"
"aku harus sering-sering pulang kalo gitu ya?hha"
"iya dong, mau pulang lama-lama?mau kangen lama-lama?"
saat itu kekakuan kita cair. hanya aku dan kamu dan kita.

dan mgkn tgl 8 pertama kali qt ketemu
tapi.. tgl 24 kan?
he'.. tetap saja hasil kalinya 8
angka" yg kebetulan tercipta dan aku mengartikannya pertanda.
laki-laki yg duduk di depanku sepertinya menyimpan banyak tanda tanya. melihat mataku yg sembab, dan tisu yg menutupi hidung..tapi dia tetap menatap bukunya, dan pura" tidak peduli.
ingatanku kembali berkeliaran, beradu dg suara bising kereta. mimpiku bersamamu yg ingin prgi berlibur dg kereta setelah aku ujian..kandas. hha
suaramu, yg memarahiku karna ga mau minum obat
ekspresimu, yg heran ketika aku tiba" memakai seat belt
dan gerakanmu membukakan pintu, menyeretkan kursi, bahkan menghadang pintu lift untukku
membuat semua mata memandangku iri
tapi sekarang, membuat sepasang mata memandangku kasihan. karna air mataku membasahi tangan mengingatnya.
"turun mana mbak?"
"jember, mz?"
"jember juga.. :)"
akhirnya kita berbincang, dan hanya hatiku yg menangis diam.
malam yg panjang mengantarku kembali ke tempat inceptionku.
"aku di depan pintu keluar, sms aku kL sdh sampai"
"ok"
3bulan kemudian
tepat 24 jg kn?
aku kembali ke tempat trakir qt ketemu. ingatan itu lekat. tp orang disebelahku mnggenggam tanganku erat. entah knp mngantarnya pulang trsa berat.
"hati2 sayang, sms aku kL sdh sampe"
"iya sayang"
he'

24

itu semua terjadi saat umurku
17=1+7=8

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar